29 Jul 2011

Kekuatan Suatu Jaringan Retail - Mencari Alternative Distribusi Baru

Kapan anda terakhir pergi untuk menikmati Ayam Goreng Khas Colonel Sanders atau biasa yang kita kenal dengan KFC?

Adakah "Menu" baru yang ditawarkan oleh pramusaji di counter penjualan?

Pada weekend lalu saat saya ke Gandaria City untuk membayar abodemen Flash internet di Grapari Telkomsel, Saya menyempatkan singgah untuk lunch di KFC, waaah sudah lama juga saya tidak berkunjung ke restaurant tersebut,  saya sudah rindu untuk menikmati ayam goreng OR kegemaran saya dan kebetulan dalam beberapa bulan terakhir ini sudah beberapa kali saya melewati outlets KFC di beberapa tempat dan melihat design interior KFC tampak semarak dari luar, saya berkeinginan untuk mampir tapi belum sempat.

Saya segera masuk ke dalam Restaurant fast food tersebut, dan seperti biasa saya harus mengantri di depan counter pemesanan. Sambil menunggu giliran memesan, mata saya segera menjelajah melihat menuboard yang berada di belakang counter untuk melihat apakah ada menu baru. Mata saya menangkap 3 hal yang menurut saya menarik, yang pertama adalah adanya TV yang menayangkan iklan KFC dengan endorser penyayi dan cuplikan2 video clip. Tayangan televisi ini bagi saya sangat menghibur karena saya cukup sedikit lama berdiri mengantri dan selain di Menuboard saya juga melihat ada beberapa Tv yang terpasang di beberapa sudut ruangan yang menayangkan program yang sama persis seperti yang ada di Menuboard.  Yang Kedua saat mata saya menyapu menuboard di bagian kiri, saya melihat adanya program Upsizing dari Paket makanan + minuman Pepsi hanya dengan menambah Rp.2,000.- dari harga paket yang ditawarkan konsumen akan mendapat minuman dengan cup yang lebih besar, waah program promosi upsizing ini menarik karena dapat menghemat. Saat mata saya menyapu menuboard di sebelah kanan mata saya menagkap suatu nama Paket Menu yang menurut saya unik yaitu Paket Kombo Hit List yang dimana di dalam Paket Menu tersebut selain ada 2 potong ayam, 2 nasi, 2 teh Sosro dan 2 cemilan pendamping terdapat juga 1 CD dari penyanyi terkenal Indonesia.


Paket Kombo Makanan + CD

Paket Kombo ini pasti bukan paket menu baru, tapi sudah lama tersedia hanya saja bentuk presentasi nya yang dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi paket menu yang menarik.

Saya teringat +/- 4 tahun yang lalu saat saya bertemu dengan Fabian Gelael dan Anto di kantor Gelson. Saat itu kita berdiskusi mengenai penjajakan peluang kerjasama, dan Fabian  menyampaikan program KFC yang akan inline dengan music. Pada saaat itu saya mengira program music ini hanya bersifat promosi sesaat.

Apa yang saya lihat sekarang ini ternyata KFC konsisten dengan program music nya. Anda akan melihat paket Kombo makanan, minuman + CD yang ditawarkan melalaui media komunikasi poster yang ada di store atau mendengar pramusajinya menawarkan CD pada saat anda memesan makanan.

Sungguh menarik mempelajari study case ini. KFC yang dulu hanya dikenal sebagai restaurant untuk menikmati menu ayam goreng plus minuman dan makanan pendamping, kemudian berkembang menjadikan music sebagai salah satu hidangan menunya. Music adalah Bahasa Universal yang  dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat, dengan music suasana yang didapat akan menjadi lebih nyaman, apalagi ditunjang dengan design interior yang lebih dinamis, gaul dan anak muda seperti yang terlihat dan dirasakan di dalam KFC saat ini. Jadi KFC saat ini bukan hanya tempat menikmati ayam goreng, tetapi juga menjadi tempat untuk menikmati suasana bersama keluarga atau teman.

Dari sisi lain kita dapat juga mempelajari adanya mutual benefit bagi kedua belah pihak yaitu KFC dan artis penyanyi. Mari kita cermati satu persatu, yang pertama adalah KFC dengan "Menu" barunya yaitu music yang didukung dengan design interior keren, "masuk" untuk anak muda dan keluarga yang siap menikmati paket value meals yang tersedia. Bekerjasama dengan penyanyi dan group band KFC meng endorse mereka sebagai bintang iklan atau hanya tampil dalam Video Clip yang ditampilkan oleh program KFC. Tercatat nama group band dan penyanyi seperti Juliet, Antik, Opics, Bebi Romeo, Agnes Monica sampai SMASH hadir dalam tayangan Inhouse music KFC, Tv program, Poster sampai billboard di jalan utama, yang dapat menarik perhatian pelanggan loyal maupun pelanggan baru untuk datang menikmati "Menu" baru yang dikemas apik.  . Hal ini dapat kita lihat dengan penuhnya outlet KFC, hingga mengantri pada saat jam makan weekdays maupun weekend. Images dinamis, keren dan mengikuti trend music lekat dengan KFC di mata calon dan pelanggan muda. Kita dapat melihat strategy dari KFC untuk mengikat hati pelanggannya, yang anak muda dan keluarga dengan menampilkan group band atau artist muda, baru bahkan yang sudah terkenal seperti Agnes Monica.


Design Interior KFC lengkap dengan Images yang
Dinamis, Muda dan dilengkapi layar Tv
Yang kedua yaitu benefit bagi artist penyanyi dan group band, bekerjasama dengan KFC jelas sangat menguntungkan. Coba kita simak kembali seperti yang telah disampaikan diatas dengan gencarnya inhouse music, poster, dan CD display yang dapat dilihat atau di dengar rata-rata  +/- 100 - 250 pengunjung per store setiap jam makan, atau rata-rata 150 - 500 pengunjung per store per hari, didukung dengan ATL (above the line) lain yaitu penayangan Tvcom KFC yang gencar, penempatan billboard di bebarapa tempat strategis dan branding di mobil box KFC yang sibuk hilir mudik, dapat mempromosikan dengan gencar album CD atau memperkuat eksistensi group band dan artist penyanyi.


Billboard KFC dengan Iklan Group Band SMASH
Billboard Tampak Dari Jauh
Branding di Mobil Box KFC


Dengan melihat tingkat persaingan yang tinggi antara artist penyanyi dan group band, yang booming karena hampir setiap beberapa bulan lahir artist penyayi dan group band baru. Dimana untuk menunjang kesuksesan diperlukan media promosi yang efektif, tepat dan memenangkan display (AVIS- Avaibility Visibility) CD  di rak Toko Kaset. Maka menurut sumber informasi saya, bekerjasama dengan KFC adalah suatu alternative jalur promosi dan distribusi CD baru. Dengan +/- 400 store KFC yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia yang dikunjungi rata-rata 100-500 pelanggan per store per hari. maka penjualan menembus angka 300 ribu keping CD dalam beberapa minggu dapat dicapai. Coba bandingkan penjualan CD di toko regular, toko yang menjual puluhan bahkan ratusan artis penyanyi dan group band harus "berjuang" sendiri menawarkan dan mempromosikan CD. Sedangkan di KFC tentu saja  jumlah CD artist dan group band yang didisplay dibatasi dan bahkan langsung ditawarkan oleh pramusaji di belakang counter penjualan, yang dimana fasilitas ini tidak bisa ditemui di toko kaset / CD regular.  Dapat dilihat foto di bawah ini.(Sumber: Pribadi)


Rak Display CD
Artis Penyanyi & Group Band
di KFC Store
Jadi summary dari study case ini adalah:
1. Apabila suatu retail berkembang menjadi suatu jaringan retail, maka tanpa disadari akan terbentuk suatu kekuatan distribusi, penjualan dan promosi yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Contoh KFC dengan +/- 400 store yang dikunjungi rata-rata est. +/- 100.000 pengunjung per hari.

2. Kekuatan suatu Brand dan Nama dapat di sinergikan dan dapat saling mendukung. Contoh : KFC suatu Global Brand dan Artis penyanyi, group band ternama yang saling bekerjasama.

3. Creative Idea dalam menyatukan produk yang berbeda adalah "Hal Yang Menjadi Mungkin" Yang dapat dikonsumsi oleh konsumen. Contohnya yaitu menjual CD dan paket kombo makanan + CD  di toko ayam goreng.

4. Mutual benefit yang tercipta dalam bentuk kerjasama akan efektif, mencapai target dan efisien. Contoh : KFC memerlukan program yang dapat meningkatkan value untuk Brand nya sedangkan Artist penyanyi dan group band memerlukan promosi dan display CD. Outlets KFC dikunjungi anak muda dan family yang merupakan target pendengar yang diinginkan oleh artist penyanyi dan group band.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar